JABAR PASS — Produser Ronny Irawan mengungkapkan bahwa film Air Mata di Ujung Sajadah 2 bukan sekadar sekuel, melainkan sebuah surat cinta untuk seluruh ibu yang dengan setia mendoakan kesuksesan anak-anak mereka dari kejauhan.
“Saya ingin mempersembahkan sekuel ini sebagai surat cinta untuk semua ibu di luar sana,” ujar Ronny dalam siaran pers yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (24/9).
Nuansa cinta seorang ibu terhadap anaknya tidak hanya dihadirkan melalui alur cerita, tapi juga dituangkan lewat soundtrack film bertajuk “Cinta Untuk Mama” yang dinyanyikan oleh Farel Prayoga. Lagu ini menjadi sangat personal, mengingat Farel sendiri baru pertama kali bertemu dengan ibu kandungnya setelah 15 tahun berpisah.
Momen haru pertemuan Farel dan sang ibu terekam dalam video musik yang kini telah dirilis di kanal YouTube Beehave Music, memperkuat pesan emosional film ini tentang kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu.
Kisah Pribadi Ronny di Balik Sukses Film Pertama
Ronny juga membagikan kisah menyentuh tentang ibunya yang menjadi sumber kekuatan di balik kesuksesan film pertama Air Mata di Ujung Sajadah.
“Saat promosi film pertama, saya melihat ibu saya yang sudah 71 tahun tidur di tikar, bukan di kasur. Dalam tradisi Jawa, itu bentuk tirakat—doa dan laku prihatin untuk keberhasilan anaknya. Saya percaya, keberhasilan film pertama tak lepas dari doa ibu saya,” ungkap Ronny.
Film Air Mata di Ujung Sajadah (2023) meraih kesuksesan besar dengan 3,1 juta penonton di bioskop serta melambungkan lagu tema “Dawai” yang dinyanyikan Fadhilah Intan.
Sekuel yang Lebih Haru dan Menyentuh
Melanjutkan pencapaian tersebut, rumah produksi Beehave Pictures kembali menggandeng sutradara Key Mangunsong untuk mengarahkan Air Mata di Ujung Sajadah 2. Film ini kembali dibintangi oleh Titi Kamal, Citra Kirana, Faqih Alaydrus, dan Fedi Nuril, serta menampilkan Daffa Wardhana, Jenny Rachman, dan Mbok Tun.
“Dengan AMDUS 2, saya ingin menyampaikan cerita yang lebih haru, lebih sedih, dan lebih menyentuh dibanding film pertama,” ujar Key.
Film kedua akan menjawab berbagai pertanyaan yang belum tuntas di film pertama. Dalam sekuelnya, kisah dilanjutkan setelah Aqilla (Titi Kamal) merelakan anak kandungnya, Baskara (Faqih Alaydrus), untuk tetap bersama pasangan yang membesarkannya, Yumna (Citra Kirana) dan Arif (Fedi Nuril).
Sinopsis “Air Mata di Ujung Sajadah 2”
Setelah sekian lama tak melihat perkembangan anaknya, Aqilla mulai khawatir karena tak lagi menemukan unggahan tentang Baskara di media sosial milik Yumna. Ia pun memutuskan pergi ke Solo untuk mencari tahu keadaan sang anak.
Di sana, Aqilla mendapati kenyataan pahit—Arif dalam kondisi kritis dan koma akibat tragedi yang menimpa keluarga Yumna. Pasca kepergian Arif, Aqilla kembali dihadapkan pada dilema besar: apakah kini ia bisa menjadi bagian dari hidup Baskara?
Film ini akan menjawab berbagai pertanyaan emosional:
-
Bagaimana reaksi Baskara saat mengetahui Yumna bukan ibu kandungnya?
-
Akankah ia tetap tinggal bersama Yumna?
-
Apakah Aqilla akhirnya akan menemukan kebahagiaan yang selama ini ia perjuangkan?








