Kemenhub Larang Bus Berstiker Silang Merah Beroperasi

Bagikan Postingan

JABAR PASS -Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan bahwa bus yang ditempeli stiker bertanda silang merah dinyatakan tidak laik jalan dan dilarang beroperasi karena berpotensi membahayakan keselamatan penumpang serta pengguna jalan lainnya, khususnya selama masa angkutan.

Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Yusut Nugroho, menjelaskan bahwa hasil inspeksi keselamatan angkutan orang dapat dikenali secara visual melalui stiker yang ditempel di kaca depan kendaraan. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber Talkshow Aksi Keselamatan di Car Free Day (CFD) Kabupaten Bogor, Senin.

Ia menerangkan, kendaraan yang dinyatakan lulus rampcheck akan diberikan stiker sebagai tanda telah memenuhi persyaratan keselamatan. Sementara itu, kendaraan yang tidak memenuhi aspek administrasi maupun teknis akan ditempeli stiker silang berwarna merah.

“Masyarakat diminta memperhatikan stiker yang terpasang di kaca depan kendaraan yang akan dinaiki atau disewa,” ujarnya.

Yusut menegaskan, apabila masyarakat menemukan kendaraan dengan stiker silang merah, sebaiknya tidak menggunakan kendaraan tersebut karena terindikasi tidak memenuhi standar keselamatan.

Selain memperhatikan stiker, Kemenhub juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Mitra Darat guna memeriksa status kelaikan jalan angkutan yang akan digunakan. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengetahui informasi keselamatan kendaraan, mulai dari masa berlaku uji berkala (KIR) hingga izin penyelenggaraan angkutan atau Kartu Pengawasan (KPS).

“Cukup dengan mengakses aplikasi Mitra Darat dan memasukkan nomor pelat kendaraan, maka status keselamatan kendaraan akan langsung terlihat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yusut menyampaikan bahwa Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub terus berupaya meningkatkan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan melalui peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya menjelang angkutan Lebaran 2026.

Ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat dalam memilih kendaraan yang aman, terlebih saat terjadi peningkatan mobilitas seperti pada arus mudik Lebaran. Menurutnya, kendaraan yang berkeselamatan merupakan harapan seluruh masyarakat agar perjalanan dapat berlangsung nyaman, tenang, dan selamat sampai tujuan.

Untuk itu, Kemenhub bersama dinas perhubungan provinsi serta kabupaten/kota secara rutin melaksanakan inspeksi keselamatan atau rampcheck terhadap angkutan orang. Inspeksi tersebut bertujuan memastikan kendaraan yang beroperasi telah memenuhi persyaratan teknis dan administrasi sebelum melayani masyarakat.

“Melalui rampcheck, kami ingin memastikan masyarakat dapat bepergian atau bersilaturahmi ke kampung halaman dengan rasa aman, nyaman, dan selamat,” katanya.

Selain angkutan umum, Kemenhub juga mengingatkan masyarakat yang mudik menggunakan kendaraan pribadi agar memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dengan melakukan perawatan rutin di bengkel terpercaya.

Pengemudi juga diimbau untuk merencanakan rute perjalanan, menyesuaikan kecepatan dengan kondisi cuaca dan jalan, serta menghindari genangan air yang dapat mengganggu stabilitas kendaraan.

“Pastikan kondisi pengemudi sehat dan prima. Disarankan beristirahat setiap dua jam dan tidak mengemudi lebih dari empat jam tanpa jeda istirahat,” pungkas Yusut.

Bagikan Postingan
  • Related Posts

    PGN Solution dan Nusantara Regas Perkuat Ketahanan Infrastruktur Gas, Siapkan Respons Darurat Pipa Bawah Laut

    Bagikan Postingan

    JABAR EKSPRES –  PT Nusantara Regas (NR) bersama PT PGAS Solution (PGN Solution) memperkuat ketahanan infrastruktur gas melalui peningkatan kesiapsiagaan penanganan keadaan darurat pada sistem pipa bawah laut. Kolaborasi ini…

    Bagikan Postingan

    PGN Siap Datangkan Pasokan Gas Bumi dari Lapangan Sengeti, Ubah Stranded Gas Jadi Energi Berkelanjutan

    Bagikan Postingan

    JABAR PASS  – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina berencana mendatangkan tambahan pasokan gas bumi dengan memanfaatkan stranded gas, khususnya di Lapangan Sengeti. Langkah strategis…

    Bagikan Postingan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Update Klasemen MotoGP 2026 Jelang GP Australia

    Update Klasemen MotoGP 2026 Jelang GP Australia

    Jadwal Lengkap MotoGP Australia 2026, Sprint Race Sabtu dan Balapan Utama Minggu

    Jadwal Lengkap MotoGP Australia 2026, Sprint Race Sabtu dan Balapan Utama Minggu

    Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Dibanderol Rp2,55 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Dibanderol Rp2,55 Juta per Gram

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp110.950 per Kg, Daging Sapi Capai Rp152.200

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp110.950 per Kg, Daging Sapi Capai Rp152.200

    Cartenz Tactical Perluas Pasar, Kini Miliki Lebih dari 30 Store di Indonesia

    Cartenz Tactical Perluas Pasar, Kini Miliki Lebih dari 30 Store di Indonesia

    CAMPUS LEAGUE 2026 – BADMINTON THE NATIONALS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Berjaya, Tekuk Binus University Sabet Sektor Beregu dan Individu

    CAMPUS LEAGUE 2026 – BADMINTON THE NATIONALS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Berjaya, Tekuk Binus University Sabet Sektor Beregu dan Individu