Isu Superflu Mencuat, Wali Kota Bandung Imbau Warga Tetap Tenang dan Jaga Imunitas

Bagikan Postingan

JABAR PASS – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik menyikapi isu Superflu yang belakangan ramai diperbincangkan. Hingga saat ini, ia memastikan belum ada kasus Superflu yang terkonfirmasi di Kota Bandung.

Imbauan tersebut disampaikan Farhan saat menghadiri kegiatan Siskamling Siaga Bencana ke-71 di Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Coblong, Senin, 12 Januari 2026.

Farhan menegaskan, informasi yang beredar di masyarakat harus disikapi secara rasional dan berdasarkan data medis. Ia mengungkapkan, sejauh ini hanya terdapat satu pasien yang diduga terinfeksi Superflu dan sedang menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin (RSHS). Namun, pasien tersebut diketahui memiliki komorbid berat.

“Pasien yang diduga terinfeksi memiliki penyakit penyerta serius, seperti gangguan jantung, diabetes melitus, dan penyakit degeneratif lainnya. Ini perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan kepanikan,” ujar Farhan.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang tidak memiliki penyakit bawaan, hal terpenting saat ini adalah menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh, bukan justru terjebak dalam ketakutan berlebihan.

“Selama kita sehat dan tidak memiliki penyakit degeneratif, tidak perlu panik. Terapkan pola hidup sehat dengan makan bergizi, istirahat cukup, dan rutin berolahraga,” jelasnya.

Meski demikian, Farhan menyebutkan bahwa bagi warga yang memiliki kemampuan finansial dan ingin melakukan langkah pencegahan tambahan, vaksinasi flu dapat menjadi salah satu pilihan. Ia mengatakan Bio Farma menyediakan beberapa jenis vaksin flu yang dapat diakses secara mandiri.

“Di Bio Farma tersedia vaksin flu dan juga vaksin dengue. Ini bukan program pemerintah, sehingga bersifat berbayar. Bagi yang berminat, bisa langsung mendatangi klinik Bio Farma,” katanya.

Farhan memastikan, Pemerintah Kota Bandung terus berkoordinasi dengan fasilitas layanan kesehatan serta pemerintah pusat untuk memantau perkembangan isu kesehatan secara berkelanjutan.

“Kami akan menyampaikan informasi yang resmi dan akurat. Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan, tetapi tetap waspada dan disiplin menjaga kesehatan,” pungkasnya.

Bagikan Postingan
  • Related Posts

    City Gas Tour 2026: PGN Dorong Pemanfaatan Gas Bumi yang Efisien

    Bagikan Postingan

    JABAR PASS – Pemanfaatan gas bumi dinilai dapat memberikan efisiensi bagi masyarakat, tidak hanya sebagai sumber energi rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung sektor transportasi dan kegiatan usaha. Hal tersebut…

    Bagikan Postingan

    Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara, Angkat Identitas Bandung hingga Karya Difabel

    Bagikan Postingan

    JABAR PASS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Bandara Internasional Husein Sastranegara seiring kembali beroperasinya penerbangan komersial. Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan…

    Bagikan Postingan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    CAMPUS LEAGUE 2026 – BADMINTON THE NATIONALS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Berjaya, Tekuk Binus University Sabet Sektor Beregu dan Individu

    CAMPUS LEAGUE 2026 – BADMINTON THE NATIONALS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Berjaya, Tekuk Binus University Sabet Sektor Beregu dan Individu

    Pakai CNG PGN, Hotel Platinum Yogyakarta Catat Efisiensi Biaya hingga 30%

    Marugame Udon Kaliurang Gunakan CNG Gagas, Konsumsi Capai 1.000 Meter Kubik per Bulan

    Campus League 2026 – Badminton The Nationals UNS Solo Berjaya Di Bandung, Raih Dua Gelar

    Campus League 2026 – Badminton The Nationals UNS Solo Berjaya Di Bandung, Raih Dua Gelar

    RSUP Dr. Sardjito Beralih ke Layanan Gas Bumi PGN, Operasional Rumah Sakit Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp95 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp30 Ribu