Irjen Pol Sony Sonjaya: Anak Jalanan Bagian dari Anak Indonesia yang Harus Mendapat Makanan Bergizi

JABAR PASS – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh hak atas Makanan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan ini disampaikan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Irjen Pol Sony Sonjaya, dalam kegiatan konsolidasi pada Rabu, 26 November, yang menghadirkan 81 unsur Kepala SPPG, jajaran keuangan, yayasan, hingga mitra.

Sony menyampaikan bahwa Presiden telah memberikan arahan tegas agar tidak ada satu pun anak Indonesia yang tumbuh dalam kondisi kekurangan gizi. Meski 44 juta anak telah terdaftar sebagai penerima manfaat, masih banyak kelompok rentan yang belum terlayani secara optimal, terutama balita, anak jalanan, serta santri di pesantren pelosok.

Pendataan Balita yang Belum Terdata Oleh Posyandu

Dalam arahannya, Irjen Pol Sony Sonjaya meminta KSPPG untuk melakukan pendataan langsung di tingkat RT/RW, khususnya pada akhir pekan. Banyak balita di kota-kota besar yang belum terdaftar di posyandu sehingga tidak tercakup dalam program MBG.

“KSPPG bersama ahli gizi dan keuangan harus memastikan data balita, siapa yang sudah mendapat MBG dan siapa yang belum. Termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Kita perlu data yang utuh dan valid,” tegas Sony.

Anak Jalanan Harus Dijemput dan Didekati

 

Kelompok lain yang menjadi perhatian serius BGN adalah anak jalanan. Di mana, Kepala SPPG diminta mendatangi mereka secara langsung serta menginformasikan jadwal dan lokasi pembagian MBG—misalnya pukul 09.00 atau 10.00 pagi.

Tahap awal, Kepala SPPG dapat menyiapkan sekitar 10 paket makanan di lokasi yang ditetapkan sebagai shelter. Seiring informasi menyebar, lebih banyak anak jalanan akan datang dan dapat didata sebagai penerima manfaat.

“Menentukan shelter dan memastikan anak jalanan berkumpul di sana merupakan prestasi bagi KSPPG. Mereka di bawah usia 18 tahun adalah anak Indonesia yang berhak penuh atas MBG,” ujar Sony.

Pesantren Pelosok Harus Terdata

Sony juga menyoroti sejumlah pondok pesantren dan madrasah kecil di daerah pelosok yang memiliki santri aktif belajar setiap hari namun belum terdaftar sebagai penerima MBG. Madrasah kampung yang tidak tercantum dalam sistem data pemerintah harus segera dimasukkan sebagai target penerima.

“MBG adalah hak semua anak Indonesia, baik yang memiliki NISN, NIK, maupun yang belum terdata sekalipun,” katanya.

BGN Tegaskan Keseriusan

Melalui arahan ini, Sony menegaskan bahwa BGN sangat serius dalam penanganan MBG. Pemerataan gizi bagi seluruh anak Indonesia menjadi prioritas tanpa melihat status sosial, lokasi, maupun latar belakang pendidikan.

“Kita pastikan tidak ada lagi balita, anak jalanan, atau santri yang terlewatkan. Semua anak Indonesia berhak tumbuh dengan gizi yang layak,” tuturnya.**

  • Berita Terkait

    Monte Equipment Tampil di IndoFest 2026, Siapkan Promo Carrier Bonus Hydropack

    JABAR PASS – Lagi, masih dari kota kembang Bandung. Monte Equipment merupakan brand outdoor sudah ada sejak tahun 2019 namun masih skala home industri Berawal dari produksi tas westbag dan…

    Harga Emas Antam 4 Juni 2026 Anjlok Rp15.000, Buyback Jadi Rp2,571 Juta

    JABAR PASS – Harga emas batangan PT Antam Tbk kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (4/6). Berdasarkan data yang dipantau dari laman Logam Mulia pada pukul 08.45 WIB, harga emas…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Baca Juga

    Kota Bandung jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tenis Meja ASEAN, 114 Atlet dari 6 Negara Siap Bertanding

    • June 11, 2026
    • 40 views
    Kota Bandung jadi Tuan Rumah Kejuaraan Tenis Meja ASEAN, 114 Atlet dari 6 Negara Siap Bertanding

    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp24.000, Kini Dibanderol Rp2,689 Juta per Gram

    • June 11, 2026
    • 31 views
    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp24.000, Kini Dibanderol Rp2,689 Juta per Gram

    Dinkes Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diajak Manfaatkan Akses Konseling Sejak Dini

    • June 10, 2026
    • 58 views
    Dinkes Perluas Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas, Warga Diajak Manfaatkan Akses Konseling Sejak Dini

    Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp95.150 per Kg, Telur Ayam Rp32.050

    • June 10, 2026
    • 41 views
    Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp95.150 per Kg, Telur Ayam Rp32.050

    Harga BBM BP dan Pertamina Naik Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter

    • June 10, 2026
    • 48 views
    Harga BBM BP dan Pertamina Naik Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter

    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20.000, Buyback Ikut Merosot Jadi Rp2,547 Juta per Gram

    • June 10, 2026
    • 42 views
    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20.000, Buyback Ikut Merosot Jadi Rp2,547 Juta per Gram