JABAR PASS – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan penurunan harga sejumlah komoditas pangan pokok di tingkat konsumen dan pedagang eceran secara nasional, berdasarkan data Panel Harga Bapanas per Kamis (4/9/2025), pukul 09.40 WIB.
Sayuran dan Bumbu Dapur:
-
Cabai rawit merah turun menjadi Rp40.972/kg dari sebelumnya Rp44.239/kg.
-
Cabai merah keriting turun menjadi Rp44.831/kg dari Rp45.926/kg.
-
Cabai merah besar turun menjadi Rp40.029/kg dari Rp42.790/kg.
-
Bawang merah turun ke Rp42.054/kg dari Rp45.086/kg.
-
Bawang putih bonggol turun menjadi Rp36.121/kg dari Rp37.525/kg.
Beras dan Serealia:
-
Beras premium turun menjadi Rp15.941/kg dari Rp16.081/kg.
-
Beras medium turun ke Rp13.820/kg dari Rp13.954/kg.
-
Beras SPHP turun ke Rp12.544/kg dari Rp12.572/kg.
-
Jagung (tingkat peternak) turun menjadi Rp6.390/kg dari Rp6.597/kg.
-
Kedelai biji kering (impor) turun menjadi Rp10.595/kg dari Rp10.727/kg.
Daging dan Telur:
-
Daging sapi murni turun ke Rp135.082/kg dari Rp135.345/kg.
-
Daging ayam ras turun ke Rp35.838/kg dari Rp36.089/kg.
-
Telur ayam ras turun menjadi Rp29.089/kg dari Rp29.371/kg.
-
Daging kerbau beku (impor) turun signifikan ke Rp100.681/kg dari Rp106.115/kg.
-
Daging kerbau segar lokal turun menjadi Rp136.739/kg dari Rp139.943/kg.
Minyak, Gula, dan Tepung:
-
Gula konsumsi turun ke Rp18.013/kg dari Rp18.137/kg.
-
Minyak goreng kemasan turun menjadi Rp20.595/liter dari Rp20.769/liter.
-
Minyak goreng curah turun ke Rp17.361/liter dari Rp17.531/liter.
-
MinyaKita turun menjadi Rp17.392/liter dari Rp17.484/liter.
-
Tepung terigu curah turun ke Rp9.523/kg dari Rp9.745/kg.
-
Tepung terigu kemasan turun ke Rp12.749/kg dari Rp12.922/kg.
Ikan dan Garam:
-
Ikan kembung mengalami kenaikan ke Rp41.888/kg dari Rp41.399/kg.
-
Ikan tongkol turun ke Rp33.942/kg dari Rp34.220/kg.
-
Ikan bandeng turun menjadi Rp33.428/kg dari Rp34.575/kg.
-
Garam konsumsi turun ke Rp11.244/kg dari Rp11.598/kg.
Secara umum, mayoritas komoditas strategis menunjukkan tren penurunan harga, yang diharapkan dapat menjaga stabilitas daya beli masyarakat.








