” Persib moal eleh, malah meunang 2-1(1-1) lawan PSIM mah, ” Tatang Syafaat, Superfriends Panorama, Bandung.
JABARPASS – Persib Bandung akan melakoni laga tandang lagi. Kali ini PSIM Yogyakarta yang menjadi lawannya. Dan tarung Maung Bandung versus tim berjuluk Laskar Mataram pada pekan ketiga BRI SUPER LEAGUE 2025-2026 ini akan digelar di Stadion Sultan Agung Bantul, Ahad (24/8/2025) sore WIB.
Bagi Marc Anthony Klok dan kolega laga kontra PSIM akan menyulitkan. Pasalnya, jika tersungkur peringkat Maung Bandung tambah melorot.
Dengan demikian, sulit tak sulit sekaligus mau tak mau Persib Bandung kudu bangkit dari kesulitan.
Pertanyaannya, mampukah pasukan Bojan Hodak “balik bandung” membawa tiga poin ?
Sejatinya, materi pemain yang diracik pelatih asal Kroasia ini tak kalah mentereng dibanding PSIM. Masih belum padu, itu wajar karena butuh waktu. Tapi, sang pelatih ayeuna dituntut kudu bisa mengutak-atik stelan tim agar menemukan kesiapan untuk bangkit dari kesulitan.
Jangan sampai ada celetukan sebagai juara liga kasta tertinggi di Tanah Air dua musim beruntun, terpuruk di papan tengah.
Menghadapi PSIM yang bercokol di peringkat keenam klasemen sementara dengan raihan 4 poin hasil dari menang satu kali dan sekali imbang.
Mengaca pada kesalahan saat ditekuk Persijap Jepara pekan lalu, seharusnya Persib Bandung yang tertahan di posisi kedelapan dengan meraup 3 poin hasil pencapaian satu kali menang dan satu kali kalah bisa melupakan kekalahan, dan bangkit untuk menaikkan peringkat.
Namun, untuk meraup poin maksimal, adakah kemungkinan Bojan Hodak mengubah starting line-up ?, itu mah kudu ! Karena itu bisa memotivasi para pemain untuk meningkatkan kemampuan agar masuk komposisi tim terbaik.
Dengan formasi berbeda dari dua laga sebelumnya, bukan tak mungkin PSIM bisa ditundukkan. Apalagi pelatih Laskar Mataram, Jean Paul Van Gastel menilai dari tiga kali menyaksikan laga tim Maung Bandung tak ada satu pun pemain Persib yang perlu diwaspadai. Ia hanya fokus mengcounter strategi yang akan dipamerkan Bojan Hodak, saat menghadapi tim asuhannya.
Boleh saja pelatih asal Belanda itu memandang sebelah mata kekuatan Maung Bandung, tapi Van Gastel sendiri tak menyadari jika performa tim Mataram mengalami kemunduran. Terbukti, dari menang di kandang Persebaya justru ditahan bermain imbang di kandangnya sendiri saat meladeni Arema FC. Makanya, ucapannya bisa jadi bumerang. Dan ini tentunya kesempatan hade bagi Maung Bandung untuk menunjukkan cengkeramannya.
” Gagabah tuh omongan si pelatih PSIM teh, make nyebutkeun hiji ge euweuh pemain Persib nu kudu diwaspadai. Ari si Etam jeung si Bow oge teu dianggap kitu. Nya tingalikeun we engke buktina, ” Beni Keling, budak Viking Persib Club Cipaku, Bandung.
Duel jawara dua kali beruntun Liga 1 kontra jawara Liga 2 musim lalu, Persib Bandung – PSIM Yogyakarta bakal tayang di layar kaca Indosiar.
Untuk itu Bobotoh, Viking Persib Club, Superfriends, Bomber, dan para pecinta Persib lainnya nonton bareng (nobar) saja di tempat nobar di kawasan Bandung Utara yang dibarengi Djarum Super dan Kopi Gadjah. Pasti enjoy.
Bravo Persib “nu aing tea” Bandung !!!
( H.SOLEH SUBARY/”JABARPASS” )









