Tim Siaga Bencana Inklusif: Pemkot Bandung Prioritaskan Perempuan, Anak, Disabilitas, dan Lansia

Bagikan Postingan

JABAR PASS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat kesiapsiagaan terhadap risiko bencana dan permasalahan sosial dengan menempatkan kelompok rentan sebagai prioritas utama dalam setiap penanganan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa empat kelompok rentan — perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan lanjut usia (lansia) — harus menjadi fokus dalam setiap upaya mitigasi dan pelayanan sosial di tingkat kelurahan.

Hal itu disampaikan Farhan saat kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Rabu (29/10/2025).

“Tim penanggulangan bencana harus inklusif, melibatkan unsur medis, sosial, dan relawan yang memahami kebutuhan kelompok rentan. Saat kondisi darurat, mereka adalah yang pertama harus kita lindungi,” ujar Farhan.

Selain kesiapsiagaan bencana, Farhan juga menyoroti pentingnya program pemberdayaan sosial seperti penanganan stunting, pelayanan untuk ibu hamil dan balita, serta Dapur Dahsat Keliling yang menyediakan tambahan gizi bagi anak-anak.

“Program ini jangan sekadar formalitas, tapi benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan,” tegasnya.

Berdasarkan data di lapangan, masih terdapat 31 anak dengan gizi kurang di wilayah Kebon Jayanti. Untuk itu, Farhan meminta agar data diperbarui secara akurat dan terstruktur per wilayah, sehingga intervensi gizi dapat lebih tepat sasaran.

Ia juga mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui program Siskamling Siaga Bencana, yang mengintegrasikan sistem keamanan lingkungan dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam maupun sosial.

“Dengan warga yang aktif dan siaga, penanganan darurat bisa dilakukan lebih cepat, bahkan sebelum petugas tiba,” ujarnya.

Farhan menambahkan, Pemkot Bandung akan terus berkolaborasi dengan lembaga sosial dan komunitas kemanusiaan agar distribusi bantuan dapat berjalan lebih cepat dan tepat.

“Kami mengundang semua lembaga yang memiliki kapasitas sosial agar langsung terkoneksi dengan Dinas Sosial,” katanya.

Ia berharap, langkah ini menjadi awal perubahan budaya kesiapsiagaan masyarakat Kota Bandung.

“Bandung memang berada di wilayah rawan bencana. Tapi dengan koordinasi, kolaborasi, dan empati sosial, kita bisa menjadi kota yang tangguh,” tutup Farhan.

Bagikan Postingan
  • Related Posts

    City Gas Tour 2026: PGN Dorong Pemanfaatan Gas Bumi yang Efisien

    Bagikan Postingan

    JABAR PASS – Pemanfaatan gas bumi dinilai dapat memberikan efisiensi bagi masyarakat, tidak hanya sebagai sumber energi rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung sektor transportasi dan kegiatan usaha. Hal tersebut…

    Bagikan Postingan

    Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara, Angkat Identitas Bandung hingga Karya Difabel

    Bagikan Postingan

    JABAR PASS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Bandara Internasional Husein Sastranegara seiring kembali beroperasinya penerbangan komersial. Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan…

    Bagikan Postingan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Kawal 124 atlet kejurnas, kontingen Catur Jabar siap tempur !!!

    Kontingen Jabar di Kejurnas Catur 2026 akan diperkuat beberapa pecatur berpredikat Master

    Kawal 124 atlet kejurnas, kontingen Catur Jabar siap tempur !!!<br><br>Kontingen Jabar di Kejurnas Catur 2026 akan diperkuat beberapa pecatur berpredikat Master

    Update Klasemen MotoGP 2026 Jelang GP Australia

    Update Klasemen MotoGP 2026 Jelang GP Australia

    Jadwal Lengkap MotoGP Australia 2026, Sprint Race Sabtu dan Balapan Utama Minggu

    Jadwal Lengkap MotoGP Australia 2026, Sprint Race Sabtu dan Balapan Utama Minggu

    Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Dibanderol Rp2,55 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Dibanderol Rp2,55 Juta per Gram

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp110.950 per Kg, Daging Sapi Capai Rp152.200

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp110.950 per Kg, Daging Sapi Capai Rp152.200

    Cartenz Tactical Perluas Pasar, Kini Miliki Lebih dari 30 Store di Indonesia

    Cartenz Tactical Perluas Pasar, Kini Miliki Lebih dari 30 Store di Indonesia